Meluruskan Pandangan Stereotype Mengenai Islam dalam Debat Intelek Kelas Internasional

wow subhanallah keren Mehdi Hasan, seorang muslim warga negara UK berhasil mematahkan pendapat pihak kontra dalam debat mengenai “Apakah Islam agama cinta damai?” pada acara debat bergengsi Oxford Union di University of Oxford.

dan ini final statement argumen dari Mehdi Hasan:

“Saudara dan saudari sekalian. Saya ingin mengatakan kepada anda. Pikirkan kembali terhadap apa yang pihak kontra tawarkan malam ini. Apakah Islam adalah agama cinta? Atau agama kekerasan, agama perang dan agama yang agresif? Kalau begitu, orang-orang yang mengikuti Islam, saya, istri saya, kedua orangtua saya, anak-anak saya, 1,8 juta orang Islam di seluruh Inggris, 1,6 milyar orang di seluruh dunia, sesamamu manusia: semuanya, adalah pengikut dan pendakwah dari agama kekerasan. Dapatkah kamu bayangkan jika itu benar? Mereka mengatakan itu di Oxford Union, tradisi debat paling terkenal di dunia. Ketika pada tahun 1933, ketika Hitler terpilih menjadi penguasa dan memerangi negara-negara Viking. Dan malam ini, 60 tahun setelah peristiwa itu berlalu, ada dua grup orang di bumi ini: jutaan orang dengan perdamaian dan tanpa kekerasan yang ada di Inggris, Eropa, Asia, Afrika dan lainnya, dimana mereka melihat Islam sebagai identitas sosial, agama sosial dan harapan. Dan di sisi lain, ada beberapa orang phobia dan bigot di luar sana yang menginginkan dan mendorong pembenturan peradaban (the clash of civilization). Mereka yang mau memisah-misahkan kita ke dalam sebutan “mereka” dan “kita”. Saudara dan saudari. Saya menekankan, tidak untuk membakar argumen-argumen dari para pembenci (phobia), bigot dan membenarkan kebencian. Tapi untuk membuat para muslim percaya bahwa: kalian tahu, kalian dengar. Yang anda harus percayai adalah mereka para muslim yang anda temui dan anda dengar, mereka yang tidak percaya pada kekerasan, mereka yang mengamalkan perintah perdamaian dalam Al Qur’an kepada semua muslim, bahwa Islam adalah agama perdamaian, cinta, kasih-sayang dan penuh ampunan. Islam yang bukan diterjemahkan oleh Al Qaida.”

ini penjelasannya (dalam bahasa Indonesia) dari blog Muhammad Ihsan Harahap http://memilihkeputusan.wordpress.com/2013/08/14/mehdi-hasan-di-oxford-union-argumen-cerdas-di-debat-berkelas/

 

ini videonya:

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s