Ghazwul Fikr

Ghazwul FIkr merupakan suatu metode perang modern yang saat ini sedang digencar-gencarkan oleh kuffar dan munafiqun walaupun sebenarnya ghazwul fikr (GF) sendiri telah ada seumur dengan umur umat manusia, yaitu pada saat iblis merayu adam dan hawa untuk menentang perintah Allah SWT. “Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya dan syaitan berkata: “Tuhan kamu tidak melarangmu dan mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam surga).” (Q.S.Al – A’Raaf:20).
sementara GF pada masa kini terbagi ke dalam beberapa aspek kehidupan. Beberapa aspek yang menjadi bagian vital dan krusial dalam pembinaan karakter dan pola pikir seorang insan. Aspek-aspek tersebut antara lain sbb:
• Pendidikan
Sudah dapat kita lihat bagaimanakah nasib pendidikan saat ini. Pemisahan keilmuan Islam dengan ilmu umum pun telah marak dilakukan semenjak dulu. Pendidikan agama hanya diberi porsi 2 jam mata pelajaran per pekan. Maka impact-nya adalah bangkrutnya moral pemuda dan anak-anak zaman sekarang. Pelecehan seksual, perjudian, penggunaan Narkoba, dan aksi tawuran, menjadi hal yang lumrah kita saksikan tiap hari. Ini baru dampak jangka pendek. Dampak jangka panjangnya adalah merosotnya kepemahaman agama pada para penerus umat ini yang diawali dengan rendahnya kualitas para pemimpin masa depan.
• Sejarah
Pengawalan sejarah nampaknya memang sangat perlu dilakukan. Mengingat sejarah merupakan ilmu yang diberikan pada masa sekolah. Distorsi sejarah pun juga telah banyak terjadi. Kekaguman terhadap para tokoh barat dan kafir seolah sangat didewa-dewakan oleh para pelajar dewasa kini. Mereka malah merasa minder terhadap sejarah yang terjadi pada masa kejayaan Islam karena yang terjadi adalah pikturisasi oleh para orientalis bahwa sejarah Islam itu identik terhadap perang dengan pedang, darah, dan invasi militer.
• Ekonomi
Ekonomi kapitalis yang saat ini menjadi pedoman barat telah melanglangbuana lewat kebijakan fiskalnya terhadap negara-negara Islam, yang hasilnya adalah penanaman konsep pemikiran ekonomi “Mencari keuntungan sebesar-besarnya dengan modal sekecil-kecilnya”. Hal ini terntu saja bertolak belakang terhadap syariat ekonomi Islam yang memiliki asas Halal dan Haram dalam bertransaksi.
• Ilmu alam
Allah menciptakan alam semesta sebagai tanda-tanda bagi manusia untuk memikirkan kebesaran-Nya. Lewat ilmu alamlah manusia menyelidiki rahasia-rahasia penciptaan alam semesta. Dan dalam proses ini, separasi antara keyakinan terhadap kuasa Allah dan pengetahuan manusia tidak boleh dipisahkan, atau yang biasa disebut sebagai empiris. Ilmu itu tidak dapat dipisahkan terhadap tanda-tanda kuasa Allah. Karena dengan semakin kita menelusuri keajaiban-keajaiban kreasi Allah maka hal tersebut akan semakin menambah iman kita terhadap Allah. Dan tidak hanya sebatas pada penghargaan dan takjub kepada ilmuwan penemunya semata.
• Bahasa
Tidak berlakunya bahasa Al-Quran di setiap negara-negara Islam akan menjadi cambuk panas sendiri bagi umat ini. Karena dengan pengetahuan terhadap bahasa Quran, bahasa Arab, umat muslin akan dapat mengkaji kebenaran-kebenaran Kitabullah dan Sunnah Rasulullah SAW. Dan Al-Quran itu bukan hanya sekadar dibacakan lantunan ayatnya seperti mendengdangkan lagu, tapi juga perlu dipahami maknawinya. “Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan”. (Q.S.Al – Furqaan:30)
• Media massa
Ini adalah aspek terpenting dalam penyebaran GF. Lewat sinilah, lewat sebuah kotak yang sering berada di setiap rumah umat ini, kaum kuffar dan munafiqun menanamkan stigma-stigma negatif mereka. Brain washing dapat terjadi hingga ke pelosok rumah terpencil sekalipun. Sehingga sering kita akan merasa aneh terhadap tayangan-tayangan di televisi. Program TV akan menayangkan tontonan yang lebih menghibur dan mengasyikkan pada saat waktu sholah dikumandangkan dibandingkan pada waktu-waktu luang, maka yang terjadi adalah hilangnya ghirah umat masa kini terhadap panggilan dari seruan Allah.

Dampak dari GF sendiri telah melebar luas. Mereka tidak lagi terus menerus melakukan perang secara konvensional–seperti yang sekarang terjadi di Gaza, Afghanista, dll–yang harus menghabiskan dana begitu mahal namun dampaknya tidak begitu luas, tetapi mereka kini lebih gencar melakukan perang pemikiran ini. Dengan GF ini mereka dapat mengendalikan cara berpikir seseorang–yang kita ketahui bersama bahwa seseorang akan melakukan apa yang dia yakini dan pahami–sehingga secara tidak langsung mereka pun akan mengendalikan seluruh tubuh, layaknya seperti boneka. Diiming-imingi gaji puluhan juta rupiah telah membuat umat ini kalut dan merasa puas terhadap perampasan yang smooth semacam itu. Kita sudah seperti robot yang setiap hari setiap pagi-pagi sekali harus datang ke kantor, bekerja, pulang di sore hari, dan akan kembali melakukan aktivitas yang sama setiap hari, hingga tak ada lagi waktu senggang untuk kita untuk berpikir kritis terhadap mind control ini.
Dengan melakukan GF ini, kuffar dan munafiqun akan dapat melaksanakan proyek besarnya untuk menjauhkan bahkan benar-benar memisahkan umat Islam terhadap ad-diinnya. Bagi mereka, biarlah umat Islam itu tetap mengaku muslim, yang terpenting adalah otak mereka, gaya hidup mereka, budaya mereka telah mengekor dan terus menerus berkiblat kepada kita. Bahkan bisa jadi, atau sangat mungkin terjadi, mereka yang tidak memiliki kepemahaman utuh dan menyeluruh terhadap Islam seseungguhnya akan berbalik menjadi membenci dan menggerogoti Islam dari dalam. “Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama mereka. Katakanlah: “Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang benar)”. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan penolong bagimu.” (Q.S.Al – Baqarah:120)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s